Buahkan Dampak Besar, AP2SI Dampingi LPHD Pesanggrahan Tanam  Pohon Dan Penyelamatan Sumber Mata Air

Telah kita ketahui bersama bahwa sebagai sumber daya alam hutan mempunyai multi fungsi sangat penting dan besar bagi kehidupan. Jenis pohon yang banyak dan berlapis-lapis pada tanaman yang ada di hutan akan sangan membantu untuk menahan energi potensial air hujan yang jatuh sehingga aliran air tuidak terlalu besar, hal ini dapat mengurangi kerusakan tanah, baik erosi percikan maupun erosi alur. Kondisi ini akan membantu kesuburan tanah dan penyerapan air tanah. Kendati demikian, kita juga harus mengembangkan potensi tanaman yang memiliki nilai ekonomis, alpukat dan durian sebagai contohnya.

(Selasa, 20 Februari 2024), lembaga pengelola hutan desa (LPHD) Desa Pesanggrahan Kota batu melaksanakan kegiatan tanam pohon di area hutan khusus dengan luas 48 hektar dibagian bawah dan 5 hektar di bagian atas. Penanaman ini didampingi oleh asosiasi pengelola perhutanan sosial Indonesia (AP2SI) sebagai mentor sekaligus support system dalam pengembangan kegiatan.

Ialah Ahmad Syaifudin selaku ketua dari LPHD telah memberikan keterangan terkait kegiatan ini, ia menjelaskan bahwasannya semula LPHD baru resmi terbentuk dan launching pada bulan 6 Desember 2021. Meski demikian LPHD terus menerus melakukan pengembangan lembaga melalui bentuk kerjasama dengan AP2SI dan juga pemerintah desa setempat.

Syaifudin juga menuturkan skema penggambaran secara umum dan khusus ketika diwawancarai oleh volunteer AP2SI dan menyatakan bahwa sebelum adanya jalinana kerjasama dengan pihak AP2SI ia bersama rekan LPHD kebingungan dalam mengelola lembaga, terlebih LPHD pada waktu itu juga masih dianggap sebelah mata oleh pihak desa khususnya. Namun dalam kurun waktu satu tahun ia pun telah membuktikan bahwa LPHD dan pihak terkait lainnya dapat secara jelas dan lugas memberikan sumbangsih positif, dampak utamanya yakni penanaman pohon berbuah yang memiliki nilai ekonomis.

“Kegiatan LPHD sendiri sebenarnya lebih fokus pada penghijauan hutan milik desa, selain itu kami juga menanam tanaman yang memiliki nilai ekonomis kepada warga seprti alpukat dan durian. Ya walaupun dulu kami tidak terlalu dianggap Alhamdulillah sekarang usaha kami dapat dihargai oleh seluruh pihak”, tutur Syaifudin.

Dalam pelaksanaanya, ia bersama rekan LPHD juga tak hanya fokus pada penanaman pohon alpukat dan durian yang memiliki nilai ekonomis, upaya penyelamatan sumber mata air pun juga tak luput dari usahanya bersama rekan LPHD lain, terlebih LPHD sendiri bersama AP2SI telah menyiapkan 1000 bibit Alpukat dan 20.000 bibit durian.

“Ya kami disini sebenarnya fokus utama memang pada pohon alpukat dan durian, namun selain itu kami juga berusaha mengamankan dan menyelamatkan sumber mata air yang ada dalam hutan di wilayah kami”, tuturnya.

Selama ini Syaifudin dan seluruh rekan LPHD ternyata juga selalu mendapatkan support dalam melaksanaan kegiatan. Ia mengaku bahwa sejauh ini ia telah banyak mendapatkan banyak donasi dari AP2SI dan juga dari APBDes. Melalui AP2SI ia menuturkan telah banyak mendapatkan pembelajaran baik dari peraturan perundang-undangan, pembentukan lembaga, fungsi hutan hingga fungsi lembaga. Syaifudin mengaku bahwa setelah bergabung dan dinaungi oleh AP2SI ia merasa telah mendapatkan banyak bantuan serta support kegiatan secara penuh.

“Jujur sebelumnya kita kurang mengetahui dalam menjalankan kegiatan, namun setelah dinaungi oleh AP2SI kita telah banyak mendapatkan bantuan serta pendampingan secara penuh”

Sebelum sesi wawancara berakhir ia juga memberikan harapan kedepannya mengenai LPHD dan juga AP2SI khusunya. Syaifudin hanya menginginkan kegiatan positif semacam ini dapat terus menerus dilakukan demi keberlangsungan anak cuuc kelak.

“Saya hanya berharap kedepannya hubungan baik ini dapat lebih dieratkan serta LPHD sendiri semoga dapat lebih solid. Untuk AP2SI wilayah Jawa Timur sendiri saya juga berharap dapat lebih dieratkan lagi tali silaturahmi karena untuk AP2SI wilayah Jawa Timur saya rasa kurang aktif dalam berkomunikasi”, imbuhnya.

Penulis : Zulfah Izumi Hidayah